Sabtu, 29 April 2017

Kompetisi Matematika Antar Pelajar SMA Sejabodetabek

Perkembangan zaman karena adanya revolusi teknologi telekomunikasi menjadi agenda utama perubahan dunia saat ini. Dunia tidak lagi dapat dipandang sebagai kumpulan benua-benua atau kumpulan negara-negara namun lebih menjadi sekumpulan saraf-saraf (neurons) yang dihubungkan oleh suatu sistem saraf global telekomunikasi elektromagnetik.
Tatanan dunia berubah secara revolusioner, demikian pula struktur dan segala macam aktivitas penduduk dunia. Berbagai indikasi dan fenomena yang ada saat ini menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan hal yang sangat penting dalam penentuan kualitas sumber daya manusia. Untuk itulah dalam usaha meningkatkan kualitas SDM sangat perlu dilakukan pemberdayaan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya basic science.
Matematika sebagai salah satu ilmu pengetahuan dasar atau basic science memiliki peranan yang penting dalam mendukung pengembangan dan peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi serta peningkatan kualitas SDM melalui pengembangan pola pikir dan daya nalar. Untuk itu perlu adanya kegiatan yang diharapkan dapat menjadi sebuah stimulan berkembangnya pola pikir dan daya nalar yang menjadi pengukur tingkat kepemahaman dan kemampuan berfikir generasi muda yang pada khususnya siswa SMA.

Oleh karena itu, kami Prodi Pendidikan Matematika FIP UMJ yang berkompeten dalam dunia pendidikan matematika bermaksud mengadakan kegiatan Kompetisi Matematika antar Pelajar tingkat SMA se-Jabodetabek dengan tema “Pengembangan Kualitas Sumber Daya Manusia Melalui Kompetisi Matematika” dan Program Pengabdian pada Masyarakat (P2M) Dosen Program Studi Pendidikan Matematika UMJ dan Jurusan Matematika dan Sains Universitas Bina Nusantara melalui Pelatihan Guru SMA/SMK/MA Sederajat dengan Tema Pengembangan Model Pembelajaran Matematika menggunakan SCRATCH untuk Meningkatkan Kompetensi Guru”.
Alhamdulillah sudah terlaksana pada tanggal 16 Februari 2017 dengan lancar. Berikut dokumentasi acara:





Foto-foto diatas adalah dokumentasi acara Kompetisi Matematika Antar Pelajar SeJabodetabek dan Pelatihan Scratch 

Regrads,
Ririn Widiyasari


Senin, 25 Januari 2016

Alat Peraga Matematika Hasil Karya Mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika FIP UMJ

Halo semuanya warga blogger.. Saya mau berbagi informasi nih ada beberapa karya mahasiswa prodi pendidikan matematika FIP UMJ yaitu alat peraga matematika jika bapak/ibu guru atau mahasiswa di perguruan tinggi lain boleh pesan dengan contact saya..













Foto-foto diatas adalah salah satu kreasi alat peraga matematika mahasiswa FIP UMJ
Terimakasih atas perhatiannya semoga bermanfaat.. ^_^

Regards,
Ririn Widiyasari

Selasa, 19 Januari 2016

Jurnal FIBONACCI Jurnalnya Prodi Pendidikan Matematika FIP UMJ

PRODI PENDIDIKAN MATEMATIKA (TERAKREDITASI B)
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA





Jurnal FIBONACCI Vol.2 No.1 Juni 2016
https://drive.google.com/open?id=0B_23JeUnXdAtSDRwNDJ0RTNpYVU

Jurnal FIBONACCI Vol.2 No.2 Desember 2016
https://drive.google.com/open?id=0B_23JeUnXdAtSGllanZHdUg0UUU


Best Regrads,
Ririn Widiyasari

Selasa, 19 Agustus 2014

Pendaftaran Mahasiswa Baru Program Studi Pendidikan Matematika Tahun 2016

PENERIMAAN MAHASISWA BARU TAHUN 2016
PRODI PENDIDIKAN MATEMATIKA (TERAKREDITASI B)
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA






BIAYA KULIAH
PRODI PENDIDIKAN MATEMATIKA, PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR (PGSD), PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS

SEMESTER 1


UANG REGISTRASI
1.000.000
1
ANGSURAN 10X
700.000
2
ANGSURAN 6X
1.167.000
3
ANGSURAN 4X
1.750.000

SEMESTER 2 dan seterusnya


UANG REGISTRASI
1.000.000
1
ANGSURAN 10X
400.000
2
ANGSURAN 6X
667.000
3
ANGSURAN 4X
1.000.000

DISKON BIAYA PENDIDIKAN DENGAN KETENTUAN:
·        PENDAFTAR BULAN APRIL – MEI : RP. 750.000,-
·        PENDAFTAR BULAN JUNI – JULI : RP. 500.000,-

BEBAS BIAYA PENDAFTARAN SEBESAR RP.250.000,- DENGAN VOUCHER PENDIDIKAN HUBUNGI RIRIN WIDIYASARI NO.HP: 08987674511, PIN BB: 57BFAEE2

DAPATKAN JUGA BEASISWA PENDIDIKAN BAGI SISWA BERPRESTASI (SAYA BANTU URUSKAN)

TUNGGU APALAGI KULIAH DENGAN BIAYA TERJANGKAU DI UNIVERSITAS YANG TERAKREDITASI B
PROSPEK LULUSAN:
LULUSAN AKAN MENDAPATKAN GELAR SARJANA PENDIDIKAN (S.Pd) DAN AKAN MENJADI GURU MATEMATIKA DIMANA GURU MATEMATIKA MASIH SANGAT DIBUTUHKAN DIMANA-MANA, SELAIN GURU MATEMATIKA BISA JUGA MENJADI TRAINER, PENGAJAR BIMBEL DAN PENGAJAR PRIVATE. DENGAN AKREDITASI B YANG DIMILIKI PRODI PENDIDIKAN MATEMATIKA BISA UNTUK MENDAFTAR CPNS GURU MATEMATIKA. DAN MASIH BANYAK LAGI.

SYARAT PENDAFTARAN:
LEGALISIR IJAZAH TERAKHIR SEBANYAK 3 LEMBAR ATAU LEGALISIR RAPOR KELAS XI DAN XII (SLTA) BAGI YANG IJAZAHNYA BELUM KELUAR/TANDA KELULUSAN
PAS FOTO UKURAN 2X3 DAN 3X4 MASING-MASING 2 LEMBAR
FOTOKOPI KTP 1 LEMBAR
MELAMPIRKAN KUITANSI PENDAFTARAN

NB.BIAYA PENDAFTARAN 250.000 GRATIS JIKA PUNYA VOUCHER PENDIDIKAN BISA MENGHUBUNGI SAYA UNTUK MENDAPATKAN VOUCHER PENDIDIKAN SAYA BERIKAN FREE

WAKTU PENDAFTARAN:
GELOMBANG I:       2 JANUARI – 29 PEBRUARI 2016
GELOMBANG II:      1 MARET – 30 APRIL 2016
GELOMBANG III:    1 MEI – 30 JUNI 2016
GELOMBANG IV:    1 – 31 JULI 2016
GELOMBANG V:     1 – 31 AGUSTUS 2016
HUBUNGI SAYA UNTUK INFO LEBIH LANJUT

JADWAL TES:
GELOMBANG I:       SELASA, 1 MARET 2016
GELOMBANG II:      SELASA, 3 MEI 2016
GELOMBANG III:    SELASA, 5 JULI 2016
GELOMBANG IV:    SELASA, 2 AGUSTUS 2016
GELOMBANG V:     KAMIS, 1 SEPTEMBER 2016

TEMPAT PENDAFTARAN:
GEDUNG FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA, JL. KH. AHMAD DAHLAN, CIRENDEU CIPUTAT TANGERANG SELATAN.

HUBUNGI:
RIRIN WIDIYASARI, M.Pd : 08987674511, PIN BB: 57BFAEE2






Senin, 29 Juli 2013

Delapan Kado Indah


Delapan macam kado ini adalah hadiah terindah dan tak ternilai bagi orang-orang yang Anda sayangi.

KEHADIRAN
Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya.Memang kita bisa juga hadir dihadapannya lewat surat, telepon, foto atau faks. Namun dengan berada di sampingnya, Anda dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Jadikan kehadiran Anda sebagai pembawa kebahagiaan.


MENDENGAR
Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini. Sebab, kebanyakan orang lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan Anda dalam keadaanbetul-betul relaks dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya, ini memudahkan Anda memberikan tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan terima kasihpun akan terdengar manis baginya.


DIAM
Seperti kata-kata, di dalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya, Diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya "ruang". Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasihati, mengatur, mengkritik bahkan mengomel.


KEBEBASAN
Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkutan. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah "Kau bebas berbuat semaumu". Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan.


KEINDAHAN
Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik? Tampil indah dan rupawan juga merupakan sebuah kado yang indah. Selain keindahan penampilan pribadi, Anda pun bisa menghadiahkan keindahan suasana di rumah. Vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga atau meja makan yang tertata indah, misalnya.


TANGGAPAN POSITIF
Tanpa sadar, sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran, sikap atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir anda mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi Anda. Ingat-ingat pula, pernahkah Anda memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf) adalah kado indah yang sering terlupakan.


KESEDIAAN MENGALAH
Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai menjadi pertengkaran yang hebat. Bila Anda memikirkan hal ini, berarti Anda siap memberikan kado "kesediaan mengalah". Kesediaan untuk mengalah jugadapatmelunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini.


SENYUMAN
Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputusasaan, pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan isyarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliiling kita. Kapan terakhir kali anda menghadiahkan senyuman manis pada orang yang dikasihi?

Ingin dapat tambahan uang hanya dengan ikut survey klik => Nusaresearch 



(submitted by Shanty Pramita @bdg.centrin.net.id)
dari milis motivasi



Minggu, 28 Juli 2013

BEC Pare

Bersama Mr. Kalend di BEC Pare
Coba tebak saya yang mana :D



Foto bersama para dosen waktu mengikuti program TC di BEC Pare :)

Ingin dapat penghasilan hanya dengan ikut survey klik > Nusaresearch <

Waktu yang Tepat untuk Menikah

Ada yang bertanya padaku kapan waktu yang tepat untuk menikah. Aku bingung menjawabnya. Tapi aku mau berbagi beberapa artikel. Ada artikel yang aku simpan dari jaman kuliah S1 dulu. Ini bukan pengalamanku, tapi pengalaman seseorang yang sepertinya menginspirasi. Selamat membaca. Semoga bermanfaat.

Jika ditanya kapan waktu yang tepat untuk menikah, apakah jawabanmu? Apakah usia 24 tahun? 25 tahun? Atau yang penting sebelum usia 30 tahun? Bicara soal menikah, aku punya jawaban yang tepat untuk pertanyaan 'kapan' tadi, berdasarkan pengalamanku. Usiaku saat itu 29 tahun, sudah matang, dewasa, mapan dengan karier yang terjamin. Sebagai sosok wanita, bisa dikatakan aku cukup sukses, karena punya fisik yang menurut teman-teman sangat ideal. Aku juga punya karier dan penghasilan yang sangat cukup untuk dipakai shopping, membeli baju dan sepatu yang disukai, atau travelling ke beberapa tempat yang indah saat liburan. Bagaimana dengan kekasih? Tentu saja aku juga punya kekasih yang sama mapan dan sukses saat itu. 
Lantas, mengapa aku belum menikah? Pertanyaan yang bagus, dan akan kujawab dengan cerita yang singkat. Rey, sebut saja demikian, adalah pria yang menurutku sangat sempurna (sempurna itu relatif, dan sebenarnya manusia tidak ada yang sempurna.) Sudah 3 tahun kami menjalani hubungan serius, kedua belah pihak keluarga sudah saling kenal, dan bisa dibilang cukup dekat. Suatu hari, kami pergi ke sebuah cafe untuk menghabiskan waktu berdua. Kami memang jarang bertemu karena kesibukan masing-masing. Saat itulah tiba-tiba aku memberanikan diri untuk bertanya, "Rey, kapankah kau akan menikahiku?" Rey terhenyak dan nyaris tersedak. Dia diam. Sebuah reaksi yang di luar dugaanku. Kukira dia akan tersenyum dan memegang kedua tanganku dengan hangat, ternyata tidak. 
Menurutku, hubungan kami sudah cukup lama, cukup matang dan kukira aku sudah siap untuk menyandang status istri. Nyatanya, malam itu Rey berpendapat berbeda. Menurutnya, ia belum siap, dan masih ingin mengejar beberapa target dalam kariernya. "Lagipula, Mel... kita masih muda dan nggak ada ketentuan juga kan harus menikah di usia sebelum 30 tahun," jelasnya membuatku terdiam. Sejak malam itu, hubunganku dan Rey spontan jadi renggang. Kami jarang saling memberi kabar, dan aku merasa semakin hambar saja. Tak lama, kudengar ia berhasil dipromosikan ke luar negeri. Mengecap pendidikan yang sudah lama ia incar. Dan lucunya, aku malah mendengar kabar itu dari adiknya. Kusimpulkan saja bahwa hubungan kami memang telah berakhir. Aku sempat down dan banyak berdiam diri. Untungnya sahabat-sahabat dekatku menyadari perubahan sikapku. Mereka tak ingin melihatku bersedih dan mengajakku tetap aktif dan tidak terus mengurung diri. Bahkan, mereka sempat mengenalkan aku pada beberapa kenalan pria. 
Dari situ aku menyadari, ternyata banyak pribadi menarik yang selama ini kupandang sebelah mata. Aku jadi belajar mengenal banyak orang, berbagai karakter dan kelebihan. Yang jelas, aku tidak menutup diri lagi. Dari sekian pria yang mengajakku berkenalan dan kencan, Dharma mungkin yang paling menonjol. Di luar dugaan, ternyata kami bertetangga. Kantornya berada di satu gedung denganku, katanya ia sering melihatku. Kalau aku sendiri, haha... tentu saja lebih banyak sibuk dengan gadget yang ada di tanganku. Aku merasa tak pernah melihatnya, tetapi setiap kali berdekatan dan berbincang, aku seperti telah mengenalnya sekian lama. Ia juga bukan sosok yang sesuai kriteriaku. Cenderung dibilang pria yang biasa saja, tidak tahu update fashion, simple, dan hobby olahraga. 
Dalam jangka waktu setahun kami berpacaran, kami menikah. Usiaku saat itu 32 tahun, ada yang bilang sudah tua, ada yang bilang masih muda. Ah... aku tak peduli. Saat itu aku menyadari, bukan usia yang menentukan kita siap menikah atau tidak, melainkan diri kita sendiri. Dan waktu yang TEPAT UNTUK MENIKAH, adalah ketika dirimu merasa sudah siap. Bagaimana kau tahu? hatimu yang akan meneriakkannya dengan keras dan bersemangat. Tepat saat ada seorang pria yang akan menggenggam tanganmu erat, dan BERANI menemanimu berjalan melewati suka maupun duka, bersama....SUMBER:www.vemale.com


Hugging

HUGGING ({})

Tahun lalu ada berita di TV Channel-7 Sydney bahwa bayi lahir prematur 27minggu yang sudah dinyatakan meninggal, hidup lagi setelah 2 jam DIPELUK({}) ibunya.

Yang dilakukan oleh si ibu, dikenal sebagai "Kangaroo Care", yaitu perawatan bayi prematur dengan cara memberikan sentuhan hangat dan menyalurkan energi si ibu pada bayinya. ({})

Kisah nyata diatas juga membuktikan bahwa "PELUKAN" bisa memberi keajaiban, dan bisa kita praktekkan dalam kehidupan sehari-hari.

Seorang ahli terapis berkata : “Jika rumah tangga Anda diambang kehancuran, peluklah({}) pasangan Anda 20 kali sehari. Saya yakin Anda berdua tidak akan
bercerai”. <3<3

Setiap orang butuh :
4 kali ({})pelukan/hari untuk tetap hidup
8 kali ({})pelukan/hari untuk sehat
12 kali ({})pelukan/hari untuk awet muda & bahagia

.͡▹ Saat berpelukan({}), tubuh melepaskan "hormon OXYTOKSIN" yang tersambung dengan rasa damai dan cinta. Hormon ini membuat jantung dan pikiran sehat. ({})

✔ Pelukan({}) dapat dilakukan pada semua, suami/istri, keluarga, anak, orang tua, dan teman.

✔ Pelukan({}) juga berlaku pada anak-anak. Jika bayi Anda rewel, peluklah({})jangan>:/ di jewer. Dia akan merasa aman dan efeknya pada kekebalan tubuh.

✔ Pelukan({})  juga dapat mengurangi sakit fisik maupun psikis, dan mengubah emosi negatif  menjadi positif. \=D/

Jadi, sekarang siapkan pelukan({}) terbaik Anda untuk orang-orang yang Anda cintai!! <3<3

✔ Minimal  suami istri sebelum berangkat kerja dan pulang kerja. ({})

✔ Orang tua dan anak saat pergi dan pulang sekolah. ({})

Sudahkah Anda memeluk Anak, Org Tua Anda, suami/istri anda pagi ini ?

Selamat Menikmati Keajaiban Berpelukan




Boneka Kesabaran

Henry dan Marta sudah menikah lebih dari 40 tahun. Sejak hidup berumah tangga, keduanya tak pernah ada Rahasia. 
Kecuali "Satu Kotak Sepatu" yang disimpan Marta di lemari pakaiannya.

Marta berpesan pada suaminya agar jangan pernah membukanya.

Suatu hari, Marta sakit keras. Berbagai upaya dilakukan untuk menyembuhkan Marta. Tapi, tak satu pun berhasil.

Saat berbaring di tempat tidur, Marta berkata lirih pada suaminya agar mengambil Kotak Sepatu yang selama ini disimpannya.

Rupanya Marta sadar, inilah saat yang tepat untuk membuka "Rahasia Kotak" itu. Perlahan Henry membuka tutup kotak itu.

Henry mendapati ada 2 Boneka Rajut dan uang 10 juta Rupiah. Henry yang bingung pun bertanya apa maksud dari semua barang itu...

Maka, Marta bercerita bahwa neneknya berpesan agar jangan sekali-kali Membentak atau Berteriak jika sedang Marah dengan Suami...dan jangan membentak nya atau cemberut.

"Nenek bilang jika suatu saat ia Marah pada Suaminya, ia harus tetap Diam dan Merajut sebuah Boneka."
Henry hanya bisa terdiam dan menangis, ia sering kali membuat Marta Marah...

Tapi ia lalu bertanya uang 10 juta itu...?
Marta menjawab, "Suamiku, uang itu adalah uang hasil penjualan "Boneka-Boneka Rajutanku".

Wow ..
Bisa dibayangkan berapa kali Henry menyakiti hati Marta. Meski demikian, dari sini kita belajar bahwa "Kemarahan" pun bisa menjadi Energi Positif.

Banyak hal mungkin membuat kita Marah. Tapi, ingat bahwa orang yang sudah Hidup dalam jalan yang Benar tidak akan cepat melampiaskan Amarahnya.

Orang yang Lekas naik Darah adalah Bodoh dan tak ada orang yang suka dengan Pemarah.

Percayalah, ada banyak manfaat Positif yang bisa diperoleh saat kita SABAR daripada Marah.
Belajarlah untuk Bersabar.

Hadapi Hidup dengan penuh Cinta dan Tetap Bersabar. 


Hidup Lebih Berharga

Satu pohon dapat membuat jutaan batang korek api,
Tapi satu batang korek api juga dapat membakar jutaan pohon.
Jadi, satu pikiran negatif dapat membakar semua pikiran positif.
Korek api mempunyai kepala, tetapi tidak mempunyai otak, oleh karena itu setiap kali ada gesekan kecil, sang korek api langsung terbakar.
Kita mempunyai kepala, dan juga otak, jadi kita tidak perlu terbakar amarah hanya karena gesekan kecil.
Ketika burung hidup, ia makan semut.
Ketika burung mati, semut makan burung.
Waktu terus berputar sepanjang zaman.
Siklus kehidupan terus berlanjut.
Jangan merendahkan siapapun dalam hidup, bukan karena siapa mereka, tetapi karena siapa diri kita.
Kita mungkin berkuasa tapi WAKTU lebih berkuasa daripada kita.
Waktu kita sedang jaya, kita merasa banyak teman di sekeliling kita.
Waktu kita sakit, kita baru tahu bahwa sehat itu sangat penting, jauh melebihi HARTA.
Ketika kita tua, kita baru tahu kalau masih banyak yang belum dikerjakan.
Dan, setelah di ambang ajal, kita baru tahu ternyata begitu banyak waktu yang terbuang sia-sia.
Hidup tidaklah lama, sudah saatnya kita bersama-sama membuat HIDUP LEBIH BERHARGA.
Saling menghargai, saling membantu dan memberi, juga saling mendukung.
Jadilah teman perjalanan hidup yg tanpa pamrih dan syarat.
Believe in "Cause and Effect" Apa yang ditabur, itulah yang akan kita tuai.


Sabar Menghadapi Cobaan

Pernahkah kita merasa bahwa Tuhan sedang menguji kita? Kita cenderung mengatakan kalau kita ditimpa kesusahan maka kita sedang mendapat cobaan dan ujian dari Tuhan. Jarang sekali kalau kita dapat rahmat melimpah dan kebahagiaan kita teringat bahwa itu pun merupakan ujian dan cobaan dari Tuhan.
Ada di antara kita yang tak sanggup menghadapi ujian itu dan boleh jadi ada pula di antara kita yang tegar menghadapinya. Bukankah Tuhan tidak pernah memberikan beban yang melampui kemampuan manusia? Jadi jika kita menghadapi suatu masalah hadapilah masalah tersebut dengan penuh kepasrahan kepada-NYA. Hanya karena Dia-lah segala sesuatu ada dan tidak ada. Setiap derap kehidupan kita merupakan cobaan dari Tuhan. Kita tak mampu menghindar dari ujian dan cobaan tersebut, yang bisa kita pinta adalah agar cobaan tersebut sanggup kita jalani.
Cobaan yang datang ke dalam hidup kita bisa berupa rasa takut, rasa lapar, kurang harta dan lainnya. Bukankah karena alasan takut lapar saudara kita bersedia mulai dari membunuh hanya karena persoalan uang seratus rupiah sampai dengan berani memalsu kwitansi atau menerima komisi tak sah jutaan rupiah? Bukankah karena rasa takut akan kehilangan jabatan membuat sebagian saudara kita pergi ke "orang pintar" agar bertahan pada posisinya atau supaya malah meningkat ke "kursi" yang lebih empuk? Bukankah karena takut kehabisan harta kita jadi enggan berbagi rejeki kepada sesama?
Bersabarlah. Karena orang sabar akan selalu mendapat rahmat dan karunia Tuhan. Memang tidak mudah menjadi orang sabar, biasanya kita akan cepat-cepat berdalih, "Yah.. Sabar kan ada batasnya." Atau lidah kita berseru, "Sabar sih sabar.. Saya sih kuat tidak makan enak, tapi anak dan isteri saya?" Memang, manusia selalu dipenuhi dengan pembenaran-pembenaran yang ia ciptakan sendiri. Karena kita semua adalah milik Tuhan dan kepadaNya-lah kita akan kembali.
Setiap musibah, cobaan dan ujian itu tidaklah berarti apa-apa, kita berasal dari-Nya, dan baik suka maupun duka, diuji atau tidak, kita pasti akan kembali kepada-Nya. Ujian apapun itu datangnya dari Tuhan, dan hasil ujian itu akan kembali kepada Tuhan. Apakah kita rela bila mobil yang kita beli dengan susah payah hasil keringat sendiri tiba-tiba hilang? Apakah kita rela bila proyek yang sudah di depan mata, tiba-tiba tidak jadi diberikan kepada kita, dan diberikan kepada saingan kita? Apakah kita menjadi iri dan dengki kita bila melihat tetangga kita sudah membeli TV baru, mobil baru atau malah rumah baru?
Bisakah kita mengucap pelan-pelan dengan penuh kesadaran, bahwa semuanya dari Tuhan dan akan kembali kepada Tuhan? Kita ini tercipta dari tanah dan akan kembali menjadi tanah. Bila kita mampu mengingat dan mengerti arti kalimat tersebut, di tengah ujian dan cobaan yang menerpa kehidupan kita, maka Tuhan akan memberikan "hadiah" yang setimpal di hari penghakiman nanti. Sudah siapkah kita menerima "hadiah" yang akan di berikan oleh Tuhan di hari penghakiman nanti?

dari milis motivasi



Sabtu, 27 Juli 2013

Korean Love Story

I have a boyfriend who grew up with me. His name is Jin. I always thought of him as a friend until last year, when we went to a trip from a club. I found that I fell in love with him. Before that trip was over, I took a step and confessed mylove for him. And soon, we became a pair of lovers, but we loved each other in different ways. I always concentrated on him only, but by his side, there were so many other girls. To me, he was the only one, but to him, maybe I was just another girl… "Jin, do you want to go watch a movie?" I asked. "I can't" "Why? You need to study at home?" I felt disappointment grabbing me. "No… I am going to meet a friend…" He was always like that. He met girls in front of me, like it was nothing. To him, I was just a girlfriend. The word 'love' only came out from my mouth. Since I knew him, I had never heard him say 'I love you' before. To us, there weren't any anniversaries at all.
He didn't say anything from the first day and it continued till 100 days… 200days… Everyday, before we say goodbye, he would just hand me adoll, everyday, without fail. I don't know why…Then one day… Me: Um, Jin, I … Jin: What…don't drag, just say.. Me: I love you. Jin: ……you….um, just take this doll and go home. That was how he ignored my 'three words' and handed me the doll. Then he disappeared, like he was running away. The dolls I received from him everyday, filled my room, one by one. There were many…Then one day came, my 15th year old birthday. When I got up in the morning, I pictured a party with him, and stranded myself in my room, waiting for his call. But… lunch passed, dinner passed… and soon the sky was dark… he still didn't call...........It was already tiring to look at the phone anymore.
Then around 2 am in the morning, he suddenly called meand woke me from my sleep. He told me to come out of the house. Still, I felt joy and I ran out happily. Me: Jin… Jin: Here…take this…Again, he handed me a little doll. Me: What's this? Jin: I didn't give it to you yesterday, so I am giving it to you now. I'm going home now, bye. Me: Wait, wait! Do you know what today is? Jin: Today? Huh? I felt so sad, I thought he would remember my birthday. He turned around and walked away like nothing hadhappen. Then I shouted…"Wait…" Jin: You have something to say?Me: Tell me, tell me you love me… Jin: What?! Me: Tell me I put my pathetic self behind and clung on to him. But he just said simple cold words and left. "I don't want to say…that I love someone so easily, if you are desperate to hear it, then find someone else."That was what he said. Then he ran off. My legs felt numb…and I collapsed to the ground. 
He didn't want to say it easily… How could he…. I felt that… Maybe he is not the right guy for me… After that day, I stranded myself at home crying, just crying. He didn't call me, although I was waiting. He just continued handing me a little doll every morning outside my house. That's how those dolls piled up in my room… everyday After a month, I got myself together and went to school. But what made the pain resurface was that… I saw him on a street…with another girl… He had a smile on his face, one that he never showed me…as he touched the doll…I ran straight back home and looked at the dolls in myroom, and tears fell…Why did he gave these to me…Those dolls are probably picked out by some other girls… In a fit of anger, I threw the dolls around.
Then suddenly, the phone rang. It was him. He told me to come out to the bus stop outside my house. I tried to calm myself down and walked to the bus stop. I kept reminding myself that I am going to forget him,that… it's going to end. Then he came into my sight, holding a big doll. Jin: Jo, I thought you were pissed, you really came? I couldn't help hating him, acting like nothing had happenand joking around. Soon, he held out the doll as usual… Me: I don't need it.Jin: What….why…I grabbed the doll from his hands and threw it on the road. Me: I don't need this doll, I don't need it anymore!! I don't want to see a person like you again! I spitted out all the words that were inside me. But unlike other days, his eyes very shaking. "I'm sorry" He apologized in a tiny voice.
He then walked over to the road to pick up the doll…Me: You stupid! Why are you picking up the doll?! Just throw it away!!! But he ignored me and just went to pick the doll. Then…Honk~ Honk~With a loud honk, a big truck was heading towards him. "Jin! Move! Move away!" I shouted… But he didn't hear me, he squatted down and picked up the doll. "Jin, move!"HONK~!!"Boom!" That sound, so terrifying. That's how he went away from me. That's how he went away without even opening his eyes to say one word to me. After that day, I had to go through everyday with guiltinessand the sadness of losing him… And after spending two months like a crazy person…I took out the dolls. Those were the only gifts he left me since the day westarted going out. I remembered the days I spent with him and started to count the days… when we were in love…"One…two… three…"That was how… I started to count the dolls…"Four hundred and eighty four… four hundred and eighty five…"It all ended with 485 dolls.
I then started to cry again, with a doll in my arms. I hugged it tightly, then suddenly…"I love you~, I love you~"I dropped the dolls,shocked."I….lo..ve…you??"I picked up the dolls and pressed its stomach."I love you~ I love you~"It can't be!I pressed all the dolls' stomach as it piled on the side."I love you~""I love you~""I love you~"Those words came out non-stop. I…love you…Why didn't I realize that…...........That his heart was always by my side, protecting me. Why didn't I realize that he love me this much…I took out the doll under the bed and pressed it's stomach, that was the last doll, the one that fell on the road. It had his blood stain on it. The voice came out, the on that I was missing so much…"Jo…Do you know what today is? We've been loving each other for 486 days. Do you know what 486 is? I couldn't say I love you…. Um… since I was too shy… If you forgive me and take this doll, I will say that I love you…everyday… till I die… Jo… I love you… "The tears came flowing out of me........... Why? Why? I asked god, why do I only know about all this now? He can't be by my side, but he loved me until his last minute…For that… and for that reason… to me… it became courage… to live a beautiful life….It's better to lose your pride with someone you love rather than lose someone that you love with your useless pride !
dari milis motivasi




Menikah

Benarkah menikah didasari oleh kecocokan...
Kalau dua-duanya doyan musik, berarti ada gejala bisa langgeng... Kalau sama-sama suka sop buntut berarti masa depan cerah...(That simple?........)

Berbeda dengan sepasang sandal yang hanya punya aspek kiri dan kanan, menikah adalah persatuan dua manusia, pria dan wanita. Dari anatomi saja sudah tidak sebangun, apalagi urusan jiwa dan hatinya. Kecocokan, minat dan latar belakang keluarga bukan jaminan segalanya akan lancar.. Lalu apa?

MENIKAH adalah proses pendewasaan. Dan untuk memasukinya diperlukan pelaku yang kuat dan berani. Berani menghadapi masalah yang akan terjadi dan punya kekuatan untuk menemukan jalan keluarnya. Kedengarannya sih indah, tapi kenyataannya?

Harus ada 'Komunikasi Dua Arah',

'Ada kerelaan mendengar kritik',

'Ada keikhlasan meminta maaf',

'Ada ketulusan melupakan kesalahan'

dan 'Keberanian untuk mengemukakan pendapat'.

Sekali lagi MENIKAH bukanlah upacara yang diramaikan gending cinta, bukan rancangan gaun pengantin ala cinderella, apalagi rangkaian mobil undangan yang memacetkan jalan.

MENIKAH adalah berani memutuskan untuk berlabuh, ketika ribuan kapal pesiar yang gemerlap memanggil-manggil.

MENIKAH adalah proses penggabungan dua orang berkepala batu dalam satu ruangan di mana kemesraan, ciuman, dan pelukan yang berkepanjangan hanyalah bunga. Masalahnya bukanlah menikah dengan anak siapa, yang hartanya berapa, bukanlah rangkaian bunga mawar yang jumlahnya ratusan, bukanlah perencanaan berbulan-bulan yang akhirnya membuat keluarga saling tersinggung, apalagi kegemaran minum kopi yang sama...

MENIKAH bukan didasari atas kesucian diri, tapi kesucian hati. Apalah artinya MENIKAH apabila tidak suci hati. Diri yang kotor dapat mudah diperbaiki, namun hati yang kotor tak mudah diperbaiki.

MENIKAH adalah proses pengenalan diri sendiri maupun pasangan anda. Tanpa mengenali diri sendiri, bagaimana anda bisa memahami orang lain...?? Tanpa bisa memperhatikan diri sendiri, bagaimana anda bisa memperhatikan pasangan hidup...??

MENIKAH sangat membutuhkan keberanian tingkat tinggi, toleransi sedalam samudra, serta jiwa besar untuk 'Menerima' dan 'Memaafkan'.

Dengan kata lain, MENIKAH merupakan penggabungan dua bagian yang saling berbeda untuk dicari kecocokannya, bagaikan mur dan baut, bukan persamaan yang dangkal, bukan pula persamaan yang terlihat indah di mata. Perbedaan harus dicari kecocokan bukan persamaan. Perpisahaan dengan alasan perbedaan adalah alasan yang naif, dan dibuat-buat.
dari milis motivasi




Regards, 
Ririn Widiya