Sabtu, 20 Juli 2013

Bermain "Ice Skating"

Aku mau bercerita tentang pengalamanku bermain “Ice Skating” bukan bermain ya tapi lebih tepatnya olahraga. Ya meskipun aku gak lincah-lincah amat sih. Hahaha.. Bermain “Ice Skating” itu sangat menyenangkan saudara-saudara rasanya dingin-dingin seger gimana gitu.. Jadi malam hari olahraga dan berkeringat. Sebelumnya sedikit aku bahas mengenai “Ice Skating” itu sendiri ya, bagaimana sejarahnya, dll. Nah Seluncur es atau sering kita sebut skating ice (populer sebagai “Ice Skating”) adalah berseluncur di atas es yang dilakukan orang dengan memakai sepatu skating (sepatu seluncur). Sebilah pisau baja yang tajam dipasang pada bagian dasar sepatu. Orang dapat berseluncur karena gesekan antara pisau skating dan permukaan es menghangatkan es dan mencairkannya hingga tercipta lapisan licin. Es skating dilakukan orang sebagai rekreasi atau olahraga musim dingin. Kata skate berasal dari bahasa Jerman Kuno, schake yang berarti tulang kering.
Di negara-negara dengan musim dingin yang sangat dingin, permukaan danau, kolam, kanal, dan kadang-kadang sungai dapat membeku. Lapisan es yang terbentuk pada permukaan air cukup tebal untuk dipakai berseluncur. Pada musim dingin yang membekukan di Belanda, Finlandia, Swedia, Rusia, dan Norwegia, orang bepergian dari satu tempat ke tempat lainnya dengan berseluncur. Di negara-negara yang beriklim lebih hangat, orang berseluncur di gelanggang seluncur es (arena skating).
Di Negara asia seperti Jepang dan Korea juga olahraga “Ice Skating” ini cukup popular. Oya, pernah ada komik jepang yang aku suka banget pengarangnya itu yang mengarang komik “Sailor Moon” juga lo judulnya “The Cherry Project” (Theチェリープロジェクト The Cherī Purojekuto) pengarangnya “Naoko Takeuchi” nah dia juga yang mengarang komik legendaries yang terkenal animenya itu lo yaitu “Sailor Moon” dengan kekuatan bulan akan menghukumu loh hahahaha. Kembali ke komik “The Cherry Project” komik ini bercerita tentang “Figure Skating” terdiri dari 3 volume, menceritakan permohonan Cherry seorang skater muda yang ingin menjadi seorang skater professional dan mendapatkan cinta seorang laki-laki eaaaaaa. Seri ini diterbitkan dalam 3 volume antara tahun 1991 dan 1992 jadul boookkkk yah hampir seangkatan ma “Sailor Moon” dah tapi ya lebih tua malah nah lo.
Oke sekiranya cukup basa basinya berikutnya akan aku tunjukkan sedikit aksiku waktu bermain “Ice Skating” foto diambil waktu sedang istirahat hihihi. :D




Ice Skating juga ada sekolahnya lo teman-teman. Sekolah Ice Skating namanya Sky Rink berada dibawah naungan ISI (Ice Skating Institute) yang berkantor pusat di Amerika Serikat. Program ISI telah distandarisasi untuk diterapkan di area es diseluruh dunia dengan tujuan untuk mengembangkan skater yang ingin dengan cepat menikmati aktivitas ini sebagai media rekreasi.
Sekian dulu cerita pengalamanku bermain “Ice Skating” ini. Terimakasih dan sampai jumpa ^_^

Regards, 
Ririn Widiya

Jumat, 19 Juli 2013

Berburu Yukata dan Hanbok

Tahu Yukata kan, yups bener banget baju adat dan khas negeri sakura Jepang yang biasa dipakai saat festival musim panas, sedangkan hanbok adalah baju adat Korea.. Sejak dulu aku memang Japanese freak dan Korean Lover kali yaaa hahaha, itu julukan temen-temen waktu aku masih kuliah S1 di Semarang.. Tapi memang sih sampai sekarang masih hobi berburu hal-hal kayak gini ini.. Wekekek.. :D
Oke langsung saja saya mau berbagi sama pemirsa foto-foto waktu saya memakai Yukata dan Hanbok.. 






Nah, seperti inilah kalau saya memakai Yukata dan Hanbok.. :D kalau biasanya kan orang Jepang dan Korea gak pakai jilbab nah karena saya pakai jilbab jadi ya agak beda.. Tapi menyenangkan juga memakai Yukata dan Hanbok.. Kapan-kapan berburu lagi ah dengan model dan warna yang berbeda ;p 

Regards,
Ririn Widiya

Trick Art Korea

Holaaaaaa ini pengalamanku waktu mengunjungi museum "Trick Art Korea" pengalaman yang cukup menakjubkan pokoknya >_< pernah nonton drama korea "Heartstring" nah rasanya itu mirip seperti waktu Yong Hwa dan Park Shin Hye ngedate.. Amazing... ^_^ 
Oke langsung saja saya tunjukkan foto-fotonya yaaa :

3D Trick Art Korea







Pengin masuk dan main kesana lagi.. Trick Art Korea memang menarik.. Pokoknya gak nyesel kalau main kesini apalagi sama pasangan.. Sambil bilang "Saranghae Oppa" :)) 

Regards,
Ririn Widiya 

Ennichisai "Little Tokyo"

Little Tokyo
Seneng banget akhirnya bisa ikut acara ini,, seru pokoknya bisa lihat bedug khas jepang yang di arak dengan tarian-tarian khas jepang. Foto bersama nihonjin dan gadis jepang yang imut-imut. Festival yang sangat menyenangkan meski gerimis tetep seruuuuuu... Berikut foto-foto waktu saya mengikuti festival ennichisai :)) 








Sebenarnya pengin belikan samurai buat suami, tapi apa daya lagi berhemat mennn... Mihihihi.. Lain kali aja ya suamiku.. :D Dan akhirnya acara selesai dengan hanabi dan bon odori, karena waktu sudah malam dan baterai kamera habis akhirnya gak foto-foto di malam hari deh :p 

Regards,
Ririn Widiya

Asem Asem Daging

Hari ini untuk berbuka puasa saya mau mencoba resep masakan dari mama mertua, ya tepat sekali resep asem asem daging makanan kesukaan suamiku hihihi.. Gambarnya minjem punya tetangga dulu yee nanti hasilnya baru saya upload.. 

Bahan: 
- Daging sapi cuci bersih kemudian direbus sampai empuk
- Telur puyuh secukupnya 
- Buncis dan wortel potong memanjang 

Bumbu:
- 8 siung bawang merah iris halus (boleh di uleg)
- 5 siung bawang putih iris halus
- 6 buah cabai merah potong-potong
- 8 buah cabai hijau potong-potong
- 1 ruas lengkuas 
- 3 lembar daun salam
- 2 buah tomat belah 4
- asam jawa secukupnya jika tidak suka bisa diganti dengan belimbing wuluh 
- gula jawa 
- bumbu penyedap jika suka 
- minyak goreng 

Cara Membuat: 
1. Panaskan minyak goreng kemudian tumis bawang merah, bawang putih sampai harum 
2. Masukkan daging kemudian aduk-aduk 
3. Tuang kecap manis 
4. Masukkan semua bumbu 
5. Tambahkan air kaldu daging 
6. Masukkan telur puyuh 
7. Terakhir masukkan buncis dan wortel tunggu sampai air mendidih.. 



My Wedding "Pedang Pora"

My Wedding 4 Mei 2013, Pemalang 

Hanya mau berbagi sedikit tentang pernikahan kami. Sebelumnya perkenalkan, Nama saya Ririn Widiyasari saya bekerja sebagai dosen Matematika di Universitas Swasta di Jakarta. Saat ini saya sedang proses untuk melanjutkan Doktoral Program di bidang Pendidikan Matematika. Saya menikah dengan Lettu Laut (T) R. Yanuar Hadi Prayogo, lulusan SMA Taruna Nusantara angkatan 13 (lulus th 2005) dan lulusan Akademi Angkatan Laut 55 (lulus th 2009). Kami berpacaran (LDR) selama 3 tahun lebih dan akhirnya kami memutuskan untuk menikah. Akad diadakan di Batang 28 April 2013 dan Resepsi dengan Pedang Pora diadakan di Pemalang 4 Mei 2013. Alhamdulilah pernikahan kami berjalan lancar meski sederhana. Saat ini saya tinggal di Tangerang Selatan. Kami membeli rumah yang dekat dengan Universitas di Jakarta dimana saya mengajar. Suami saya masih aktif berdinas dan pulang saat cuti. Meskipun LDR kami sangat berharap segera diberi amanah yaitu momongan dari Allah SWT. Amin.. 

PUISI PEDANG PORA

(Saat melewati gapura pedang) (pria)
Saat ini syahdu bagi dua hati.. Saat ini syahdu bagi dua insan.. Kami insan-insan bahari berbaju putih berdiri tegak.. Pandang seorang kawan.. Lalui tengah-tengah pedang yang berbentuk gapura..
Kawan.. Lihatlah.. Kami adalah kawanmu angkatan muda.. Bersama kami berdiri tegak.. Sanak keluarga dan handai taulan..
Disini pula berdiri insan yang pernah melahirkan engkau.. Ayah.. Bunda.. Saat ini kami semua menjadi saksi.. Saat engkau berdua mengikat janji.. Sehidup.. Semati..
(Saat melewati gapura pedang) (wanita)
Kawan.. Saat ini kami melepas dikau.. Tulus ikhlas.. Saksikan dikau pergi.. Tinggalkan dunia kita yang usang.. Tuju duniamu yang baru.. Penuh kebulatan tekad sehati.. Tersenyum tanda bahagia.. Kami percaya inilah wujud kisah kasih yang indah..
Sajak Payung Pora (Pria)
Adik.. Kita tandai dengan pedang ini.. Pedang “sakti pusaka wira samudera”.. Berarti.. Sejak saat ini.. Hidupmu adalah hidupku jua.. Di pundakku pikul suatu tugas..
Tugas suci prajurit samudera.. Itu semua kini adalah milikmu jua..
(wanita)
Ya Tuhan.. Limpahkanlah kepada kami keteguhan iman.. Tunjukkanlah kepada kami jalan hidup yang benar.. Jadikanlah kehidupan kami ini.. Kehidupan yang berguna.. Semoga berbahagialah hidup kami.. Amin.. Amin.. Amin.. 






Mengikat Janji
10 Januari 2010, Alhamdulilah kami saling mengikat janji untuk saling setia sampai nanti menikah. Waktu itu Saya sibuk kuliah master untuk meraih gelar S2 di bidang Pendidikan Matematika dan suami sibuk berdinas. Kami jarang bertemu bahkan sampai 8 bulan kami pernah tidak bertemu. Tapi sangat bersyukur kami bisa melewati semuanya. 



Oktober 2012
Dia dan keluarganya kerumahku untuk menentukan tanggal pernikahan, dimana awal 2013 dia dan keluarganya datang untuk lamaran. 


Perjalanan kami memang cukup panjang. Tapi saya percaya pada Allah SWT bahwa ketika kami sudah berjodoh apapun hambatan dan rintangan pada akhirnya kami akan tetap bersama. Semoga Allah meridhoi pernikahan kami dan semoga selalu berkah. Amin.

Regards, 
Ririn dan Yanuar 

Senin, 17 Juni 2013

Mencegah Flu dan Masuk Angin

Kategori: Kesehatan
            Minggu kemarin saya benar-benar drop karena kelelahan ditambah cuaca Jakarta yang ekstrim tidak menentu. Akhirnya saya terserang flu berat. Kepala pening, bersin-bersin, hidung meler, demam. Sungguh sangat tersiksa. Sebenarnya Flu itu penyakit apa sih dan bagaimana cara mencegah dan mengobatinya. Karena Flu dan Masuk angin ini penyakit yang biasa sebenarnya tetapi sangat menyiksa.
FLU tergolong penyakit yang mestinya dapat dicegah. Banyak kasus flu yang sebetulnya tak perlu diderita hanya karena lalai atau mungkin tidak tahu cara mencegahnya.
Jangan anggap enteng flu. Khusus bagi yang sudah berusia lanjut, serangan flu umumnya lebih berat dibanding bila menimpa mereka yang lebih muda. Selain karena sistem kekebalan tubuh mereka yang memasuki usia uzur sudah kian menurun, tipe virus flu yang masuk ke dalam tubuh juga belum tentu sama.
Kita mengenal tiga keluarga besar tipe virus flu (tipe A, B, dan C). Masing-masing tipe punya sekian banyak anggota keluarganya sendiri. Virus flu burung H5N1,  misalnya, tergolong dalam keluarga besar virus flu tipe A. Sekerabat dengan itu kita mengenal juga strain virus H3N2 (Shangdong dan Beijing), H1N1 (Texas dan Singapura), dan banyak lagi lainnya, selain tipe B Panama dan Yamagata.
Perangai anggota keluarga masing-masing tipe virus flu juga tidak sama derajat keganasannya. Ada yang jinak, ada pula yang ganas luar biasa. Flu yang lazim menyerang penduduk Eropa, misalnya, tidak seperti di Indonesia, umumnya tergolong jenis virus flu yang ganas, dan sering amat mematikan. Wabah flu awal abad XX di Spanyol, menelan ratusan ribu korban tewas.
Oleh karena tidak semua virus, termasuk virus flu, ada obat antinya, kunci pamungkas mencegah virus flu masih tetap hanya ada dua cara, yakni dengan meningkatkan daya tahan tubuh dan mengurangi kemungkinan tubuh dimasuki oleh virus.


Di bawah ini beberapa tip bagaimana agar flu yang mengancam di musim penghujan ini tidak sampai menimpa kita. Apa sajakah yang perlu dikerjakan?
1. Minta vaksin flu. Bagi yang sudah uzur dianjurkan untuk mendapatkan suntikan vaksin flu selama musim flu datang. Namun, tidak semua jenis virus bisa ditangkal dengan vaksin flu.
Dari waktu ke waktu vaksin flu disempurnakan dengan kandungan jenis-jenis vaksin oleh tipe virus flu yang tengah menimbulkan wabah. Namun, selain berbeda tipe virusnya, bukan kejadian jarang muncul jenis virus yang lolos dari upaya penangkalan, saking beragamnya jenis dan strain virus flu yang ada. Belum lagi kemungkinan virusnya berubah tabiat (mutasi), sehingga sebuah vaksin menjadi tak lagi poten menangkalnya.
2. Jauhi diri dari paparan dingin. Orang Barat menjuluki flu sebagai catch cold atau terpapar dingin. Memang, semakin lama dan sering tubuh terpapar yang serba dingin (udara, air mandi, ruangan berpendingin, minuman dingin, angin), semakin lemah ketahanan tubuh, dan kian rentan untuk gampang terserang virus (apa saja).
Kita tahu, bibit penyakit virus hanya bisa dilawan dengan mengandalkan daya tahan tubuh. Kalau daya tahan menurun, pertahanan tubuh akan jebol, dan flu atau penyakit oleh virus lainnya berpotensi bakal menjangkiti. Hanya bila pertahanan tubuh kokoh saja, virus yang sudah masuk ke dalam tubuh akan bisa ditumpas dan orang batal jatuh sakit flu.
Itu sebab selama tubuh hanya ditumpangi oleh virus flu saja, pemberian obat antibiotika, yang paling kuat sekalipun, menjadi mubazir karena virus tak bisa ditumpas oleh antibiotika jenis dan generasi apa pun. Selain sia-sia mengeluarkan uang untuk yang tak perlu, tubuh sudah dibebani oleh efek samping antibiotikanya.
Kasus flu sejatinya tidak perlu diberi antibiotika. Di Indonesia, flu umumnya dianggap penyakit enteng. Orang masih tetap melakukan aktivitas hariannya di kantor, sekolah, dan kegiatan luar rumah lainnya.
Penyakit flu yang tadinya hanya dihuni oleh virus saja, akibat tubuh dalam kondisi sudah diperlemah oleh serangan virus, bibit penyakit lain akan mudah ikut mendompleng memasuki tubuh, lalu muncul penyakit baru. Dengan cara itu, penyakit flu di Indonesia umumnya sering berkepanjangan, dan malah bisa berkomplikasi.
Tidak jarang flu berkembang menjadi infeksi THT lain (infeksi tenggorok, kerongkongan, hidung, atau congekan), selain kemungkinan terinfeksi oleh kuman pendompleng yang memasuki paru-paru juga (bronchopneumonia, pneumonia).
Itu pula alasan kenapa mereka yang sedang flu sebaiknya tinggal di rumah. Selain berpotensi merugikan diri sendiri, dalam keadaan flu berada di luar rumah akan menyebarkan virusnya ke udara di sekitar pasien, terlebih bila berada di ruangan (yang dirancang tertutup tak berventilasi) berpendingin.
3. Perkuat tubuh. Dengan beristirahat dan menu bergizi tinggi selama musim hujan, tubuh diperkuat ketahanannya. Selain dengan cara menghangatkan tubuh (minum hangat, mandi hangat, balur obat gosok), pilih pula menu bergizi tinggi, khususnya berpotein tinggi (telur, susu, daging), tak cukup menu sayur-mayur belaka (sayur bening).
Orang Barat biasa menghidangkan sup ayam hangat selama tubuh terpapar di udara dingin. Hindarkan mandi hujan, embusan angin, berada di udara terbuka. Buat kita dapat memilih minuman penghangat badan (wedang jahe, bandrek, bajigur, atau sekoteng), khususnya sehabis tubuh mandi hujan, berenang dingin, wisata pantai.
4. Hindari pergi ke tempat-tempat keramaian. Selagi musim hujan, dan banyak orang sedang sakit flu, sebaiknya tidak bepergian ke tempat-tempat keramaian kalau tidak perlu sekali. Kalau bisa ditunda sebaiknya tidak mengunjungi pasar tradisional, supermarket, mal, bioskop, terminal, stasiun, ruang tunggu puskesmas, rumah sakit, sekolah, ruang pesta. Di tempat-tempat orang berkerumun, virus flu, termasuk jenis virus lain, terbang bertebaran di udara, dan hidung kita menghirup udaranya.
5. Kurangi rokok dan alkohol. Kedua jenis zat ini berpotensi menurunkan ketahanan tubuh. Merokok ”melukai” selaput lendir saluran napas, sehingga menjadikan saluran napas lebih rentan dimasuki virus. Ruangan yang berasap rokok, memperlemah kondisi saluran napas orang-orang yang menghirupnya juga (passive smoker).
6. Rajin basuh tangan dengan sabun. Tangan dan jemari kita dapat menjadi sumber pemindahan virus yang melekat dari lingkungan tempat kita melakukan aktivitas, seperti kantor, sekolah, dan kamar kecil di tempat-tempat umum. Studi tentang ini sudah dikerjakan sewaktu SARS mewabah dulu.
Tangan kita tentu bersentuhan dengan pegangan pintu kamar mandi, pintu mobil, tombol lift, gagang telepon, lembaran atau kepingan uang, permukaan meja, kursi, dan segala yang disentuh banyak orang. Dari sana virus yang sudah mencemari segala yang disentuh (oleh pengidap flu) bisa berpindah ke jemari tangan kita.
Pengidap flu perlu tahu diri untuk tidak seenaknya bersin dan batuk-batuk di rungan yang banyak orangnya, selain sepatutnya rajin membasuh tangan juga (sebab pasti sudah memegang liang hidung dan mulutnya yang bervirus).
Orang lain yang berdekatan dengan pasien flu, berbicara, dan terancam cemaran virusnya, perlu lebih sering membasuh tangan, dan tidak sembarang memegang hidung (mengupil, membersihkan liang hidung), atau mulut. Biasakan menggunakan saputangan, atau tisu, untuk membersihkan liang hidung atau mulut. Lewat kedua liang itulah virus flu akan memasuki tubuh, termasuk virus flu burung (avian influenzae).
7. Membersihkan liang hidung setiap pulang bepergian. Ya, selama bepergian ke luar rumah, terlebih selama musim flu berjangkit, nyaris tak ada udara yang tidak tercemar virus flu, terlebih di lingkungan yang ada pasien flu. Hampir pasti udara yang kita hirup selama di luar rumah, ada virus flunya. Termasuk bila di rumah ada yang sedang sakit flu.
Bagaimanapun keadaannya, jauh lebih baik bila segera membersihkan liang hidung dengan sabun, setiap kali pulang bepergian, sambil berulang-ulang dengan cara sekuat-kuatnya mengembus-embuskan udara hidung selama dibersihkan. Dengan cara demikian sekurang-kurangnya gerombolan virus yang mungkin sudah mengendon di situ akan terpelanting keluar dari liang hidung sebelum sempat bersarang, dan berbiak.
8. Berkumur-kumur, dan tidak kurang tidur. Virus flu memasuki tubuh lewat liang hidung dan rongga mulut. Selain saluran hidung harus terjaga bersih, mulut pun perlu kokoh pertahanannya. Untuk itu ada baiknya lebih sering berkumur.
Selain bisa memilih seduhan daun sirih (ada daya antisepsisnya), dapat juga memakai obat kumur yang dibeli bebas di apotek. Dengan cara demikian kita berupaya mengenyahkan bibit penyakit yang mungkin sudah mulai mengendap di rongga mulut, termasuk bila yang masuk virus flu.
Selain berkumur, tentu menggosok gigi, khususnya sebelum tidur malam. Rongga mulut yang kotor juga memperlemah ketahanannya. Terlebih pada mereka yang sudah tidak memiliki amandel (kelenjar tonsilnya sudah diangkat), sehingga tak punya pasukan penjaga rongga mulutnya dari ancaman bibit penyakit. Termasuk mereka yang gigi-geliginya sudah keropos, terinfeksi, dan membusuk akar giginya. Mereka lebih rentan terinfeksi rongga mulutnya.
9. Lakukan olah napas. Ya, daya tahan tubuh juga membutuhkan asupan oksigen yang lebih penuh. Upaya olah napas, yakni dengan cara menghela napas (di udara segar terbuka) seberapa dalam kita mampu, dan menahannya seberapa lama kita bisa, akan lebih membugarkan paru-paru. Paru-paru yang bugar, yang lebih deras aliran darahnya, dan meningkat sistem kekebalan lokalnya, akan lebih diberdayakan untuk mampu mengenyahkan bibit penyakit.
Untuk menyempurnakan hasil olah napas, sertai pula dengan gerak badan yang memadai seperti berjalan kaki dan bersenam. Faktor stres fisik, selain stres mental, juga menambah rentan tubuh seseorang terserang virus flu. Keletihan yang berlebihan (akibat bekerja maupun latihan fisik) tidak dianjurkan selama musim flu.
10. Cukup tidur dan tidak begadang. Tantangan orang sekarang adalah acap tergoda oleh begitu banyak iming-iming tontonan televisi, hiburan, dan kegiatan bareng di luar rumah di waktu jeda.
Salah satu ancaman penyakit yang banyak menimpa orang sekarang sering sebab kekurangan waktu jeda. Sudah letih di kesibukan siang hari, malamnya sering kurang waktu tidur. Alih-alih sempat tidur siang (seperti orang dulu), tidur malam juga sering tak memadai.
Kondisi kurang jeda, kurang tidur, dan tidur pun tidak nyenyak (sebab stres, terlampau letih), yang menambah rentan tubuh diserang virus umumnya, virus flu khususnya.
Bila mulai terasa badan mulai pegal-pegal, kepala pening, mata terasa panas, mulai bersin dan batuk-batuk kecil, kemungkinan gejala awal flu. Itulah saatnya langsung minum obat flu merek apa saja, dan tidur setelah makan sup atau minuman hangat. Biasanya dengan cara itu flu batal muncul.
Namun, obat warung tidak kuasa menahan laju perjalanan penyakit flu bila sudah telanjur berat. Percuma terus mengonsumsi obat flu saja bila flu sudah lebih dari seminggu, dan gejalanya bertambah berat. Lendir yang semula bening encer sudah berubah kental berwarna, itu berarti flu sudah ditunggangi oleh bibit penyakit lain. Inilah saatnya obat flu perlu didampingi oleh antibiotika.
Di zaman semakin banyak hiburan tengah malam, coba untuk tidak selalu mengikuti kata hati, kendatipun demi si jantung hati. Mereka yang tengah mengidap penyakit menahun (kencing manis, gagal ginjal, penyakit jantung, kanker) tentu lebih ”lemah” dibanding orang normal. (Dr. Handrawan Nadesul)